Yang sekolah Kenzie, bukan Mamana, Papaca atau Mbak Rini

Standard

Setelah kemarin tidur siang Kenzie mundur ke jam 3 (yang seharusnya jam 1) otomatis semua jadwalnya mundur, tidur malam & sampai pagi ini dia bangun terlambat karena masih ngantuk katanya. Sampailah di babak “morning fast forward” alias semua kegiatan pagi harus dilakukan dengan terburu-buru, minum vitamin dengan mata merem, mandi, berjemur pagi, sarapan pagi pun pindah ke mobil.

Sesampainya di tempat parkir sekolah, sambil pakai kaos kaki Kenzie sibuk mencari sepatunya di mobil dan eeng ii eeng.. Nggak ada sepasang pun sepatu bahkan sebelah pun tidak. Dengan muka cemberut (saya yakin Kenzie mau nangis saat itu, karena dasarnya dia anak yang perfeksionis) dia ngaku dia salah karena nggak membereskan keperluannya sendiri pagi ini, dengan perjanjian singkat & karena tempat parkir yang lumayan becek akibat hujan semalam, saya menyetujui perjanjian menggendong dia sampai aula sekolah, & dia jalan sampai kelas dengan kaos kakinya yang tanpa sepatu. Setelah saya turunkan dari gendongan, dia akan bilang ke gurunya kalau hari ini dia tidak menyiapkan keperluannya sendiri, sehingga hari ini dia tidak punya sepatu. Saat berpisah, sebelum berbalik badan menuju ke mobil, saya sempatkan melihat ke arahnya sebentar, Kenzie jalan dengan langkah tinggi sembari melihat kakinya yang tampak aneh tanpa sepatu.
Image
Semoga Kenzie hari ini belajar ya boy, yang sekolah itu Kenzie, bukan Mamana/Papaca/Mbak Rini😀

Love you dear Zieboy :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s