Perjalanan Indahnya menyusun botol-botol ASIP

Standard

Sehubungan dengan world breastfeeding week tahun ini, saya ingin cerita soal perjalanan indah, botol demi botol tersusun di dalam freezer untuk anak ke-2.

Disclaimer: tulisan ini bukan sebagai ajang pamer, tetapi murni ingin berbagi, dengan sistem trial & error dari anak pertama.

Kamis, 22 Desember 2012 bertepatan dengan hari Ibu nasional, saya kembali menjadi seorang Ibu, setelah dianugerahi seorang bayi lelaki untuk kedua kalinya, sesaat setelah ruang partus RS Bintaro pecah oleh suara tangisan bayi, Alhamdulillah IMD pun dilaksanakan, 2 jam tanpa jeda yang menjadi awal indahnya menyusui Zaccheo Zen Nayzuko. Zac yang sangat pintar langsung menyusu di payudara kiri ku, tanpa bantuan suster/bidan/SPOG dengan lahapnya Zac minum ASI saat itu :’)

Image

Dengan bekal pengalaman anak pertama, Kenzie, ditambah tulisan2 di media seputar ASI & makanan emas bayi, saya jd tambah yakin, perjuangan untuk 6 bulan menyusui Zac akan sangaaaaat lancar, & tidak lupa doa yg selalu kupanjatkan selama hamil utk bisa langsung menyusui Zac dengan baik. Sepulangnya dari RS dengan penuh bahagia setiap malam-malamku sebagai Ibu yg kembali baru mempunyai bayi, bergadang, menyusui & setelahnya menyempatkan untuk memerah walaupun hasilnya hanya 10ml, di pikiran saya saat itu, ini adalah kesempatan yg tdk bisa dilakukan saat nanti kembali bekerja, krn keesokan paginya hrs kantor. Berbekal pengalaman anak pertama yang memerah kejar tayang, saya bertekad untuk mulai menabung ASI sedini mungkin. Begitu setiap harinya, setelah menyusui, diperah. Saya siapkan 2 botol susu kecil untuk menampung ASIP ukuran 50 ml, karena jika ASIP yg dihasilkan 30ml, saya merasa seperti mendapatkan ½ botol hampir penuh😀 jd kembali terpacu semangat untuk memerah di jam berikutnya. Mililiter demi mililiter dikumpulkan, di jam menyusui ini saya susui Zac di kanan dan setelahnya memerah yang kiri dapat 20-30ml, kemudian jam berikutnya susui yang kanan dan perah yang kiri dapat 20-30 ml juga, kemudian digabung selama 24 jam melakukan itu mendapat 2 botol setiap harinya. Sampai minggu demi minggu terlewati dan produksi ASI saya semakin meningkat, pernah satu malam mencoba metode menyusu satu malam satu payudara, pegal memang badannya, tp begitu subuh datang, saya pompa payudara yang tidak disusui, & yang paling bahagia saat mendapatkan 2 botol @160ml di usia Zaccheo 1,5 bulan.

Image Image

Percaya deh sedikit demi sedikit lama2 menjadi gunung es ASIP :p DSA Zac @drtiwi juga bilang ASI tidak pernah habis (selama menyusui) seperti pohon karet, walaupun sudah disusui akan tetap keluar meski sedikit. Untuk tetap menjaga ketenangan pikiran,&  kesabaran, bagi saya perut harus senang, maksudnya makan saja yang enak-enak (tapi tetap sehat) krn banyak berpengaruh pada ketenangan, nggak perlu repot2 diet dulu selama bayi masih mengandalkan ASI (6 bulan). Dan istirahat juga jangan dilupakan, selama masa cuti di rumah, pergunakan jam tidur siang sebaik-baiknya, saat bergadang tengah malam, selalu sediakan cemilan sehat & air putih, dalam semalam saya minum 1 liter air, gunanya selain tentu saja agar tetap terhidrasi, juga bisa menghalau kantuk :p

Image

Image Tabungan Zaccheo selama 3 bulan

Nah, setelah masuk kantor, mulai ubah pelan-pelan waktu memompa, yang biasanya memompa jam 3 pagi, ganti waktu itu untuk menyusui & beristirahat supaya di kantor tetap semangat, tdk ngantuk. Ganti menjadi jam 5 atau jam 6 setelah bangun pagi, dengan pompa elektrik biasanya mendapat 2 botol @180ml kemudian di kantor kembali atur jadwal untuk 3 kali memompa,
1. Jam 9 atau 10 sesampainya di kantor,  perah cepat dengan tangan, biasanya dapat 1 botol 160-180ml
2. Jam 12 atau 13 setelah makan siang, dengan menggunakan pompa elektrik, biasanya dapat 2 botol @160-180ml
3. Jam 15.30 setelah Ashar, dengan pompa elektrik atau perah tangan jika terburu-buru pulang :p biasanya dapat 1 botol 140-160ml

Usahakan untuk selalu menyempatkan memerah, jika memeang tidak ada kesempatan, tidak apa-apa mundur sejam/dua jam yang penting diusahakan untuk memerah. Pernah saya darurat tidak sempat memerah, apalagi membawa perlengkapan perang, akhirnya saya beli Aqua, dan memerahnya di mobil :p tapi setelah itu berpikir dua kali untuk memberikan hasil perahan tersebut ke Zac.

Image

ASIP darurat :p

 

 

 

Setelah saya kembali bekerja, ASIP yang diperah di kantor menjadi minuman Zac keesokan harinya, sedangkan ASIP yang sudah menjadi tabungan selama saya di rumah menjadi cadangan. Karena komposisi ASI mengikuti kebutuhan bayi di setiap usianya. Menabung ASIP saat Zaccheo berusia seminggu tidak hanya untuk tabungan saat kembali bekerja, tapi juga merangsang produksi ASI supaya meningkat.
Alhamdulillah pencapaian tersebut tidak datang serta merta, tapi datang dengan niat bulat, dukungan suami saya yang keren :p anak pertama saya yang pinter ikut jagain adenya. Narsis to de mex :p
Memang tidak semua orang mempunyai pengalaman yang lancar pada awalnya, namun dengan keyakinan dan niat yang hampir keras kepala :p Insyallah semua lancar, karena niat baik untuk menyusui anak supaya anak sehat, pasti akan dimudahkan Allah. Ada kalanya saat memerah saya bosan, ngantuk, capek, pusing, bahkan masuk angin karena keasikan “buka-bukaan”. Tapi semua dijalani dengan tujuan ingin anak sehat dan dompet irit :)))
Jadi semua setelah capek itu datang kembalikan ke niat awal, dan sering-sering saja baca kisah sukses Ibu-ibu lain supaya terpacu😀

Image

ASIP Vertikal :p bekunya aneh gini

Jadi mulai sekarang yuk semangat memopa, bukan hanya untuk menabung ASIP tapi juga untuk menambah produksi ASI, terutama untuk Ibu-ibu yang banyak beraktivitas di luar & meninggalkan anaknya. Beri dukungan untuk saudara, teman, kerabat dan semua Ibu menyusui agar selalu sehat tubuhnya sehingga bisa selalu memberikan yang terbaik untuk sang buah hati, senang kan kalau anak sehat dan dompet tetap terjaga ketebalannya😀

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s