Anak Laki Juga Bisa Membantu Loh

Standard

Kata siapa punya anak laki ga pengaruh saat asisten rumah tangga pulang kampung? memberikan tanggung jawab urusan rumah tangga bisa dilakukan oleh siapa saja, baik untuk anak laki maupun perempuan. Selama 14 hari si mbak di rumah mudik, saya punya tim yang solid di rumah, saya, suami dan Kenzie. Khusus Kenzie awalnya saya tidak memberikan tugas khusus, namun suatu kali saat kami bergegas pergi, Kenzie dengan inisiatifnya sendiri membereskan tasnya yang akan di bawa seperti layaknya anak kecil lain membawa perlengkapan seperti celanaganti, baju ganti, susu + air minumnya, Kenzie sendiri yang sibuk masukin bajunya, trs dia lari lagi keluar kamar dan kembali membawa beberapa kotak susu, sambil lari lagi keluar dengan gaya sibuk dia bilang “oia ail putihnya belum” dan begitu terus sampai akhirnya menurut dia lengkap, lalu dia laporan sama saya, “sudah beles semua ma, lengkap”😀 bangganya saya saat itu, hihiiii…

Esok harinya, pagi-pagi saat saya hendak mencuci pakaian, dia yang masih mengenakan piyama baru bangun tidur, langsung ikut membantu, “ma, Zie mau ikut nyuci ya” , saya berikan tugas sederhana untuk dia, seperti biasanya cara saya mencuci, memilah pakaian kotor sesuai warna yang dikelompokan pada ember, cara ini ternyata efektif juga untuk mengajarkan turunan warna, mana warna gelap, warna terang. Seru sekali, dia awalnya kesulitan membedakan Biru itu yang gelap seperti apa. Saya juga memberikan “otoritas” untuknya untuk menuangkan deterjen+pelembut pakaian lalu Kenzie mencoba mengoperasikan mesin cucinya, dan dia sangat senang.

Pilah warna baju

merendam pakaian sesuai warna

"waah, di dalam mesin cuci kelen ya Ma"

Sore harinya, papa yang mendapat tugas menyapu halaman, sempat diketawain sama Kenzie “hihiii papaca kok kaya mbak-mbak”, tapi setelah itu dia inisiatif untuk menyiram tanaman, mungkin karena bermain air ya :p

Kenzie juga senang saat saya di dapur, dia ikut memotong – motong daun bayam yang akan dimasak, selama memotong dia selalu bilang sama dirinya sendiri “potong daunnya aja, batangnya jangan ikut” hiihiii persis seperti yang saya bilang di awal, mungkin maksudnya untuk mengingatkan dirinya sendiri. Sewaktu memotong daun bayam, kebetulan ada ulat daun yang ikut, dia jadi asik sendiri dengan ulatnya :p

Tentunya anak usia 3 tahun belum sempurna mengerjakan tugasnya, walau kadang akhirnya jadi menambah kerjaan kita lagi, tapi dari awal sudah mengajak anak untuk bertanggung jawab di rumah sendiri, membantu orang tua, bahkan mengajarkan nilai – nilai kemandirian, saya pun tidak mau banyak mengoreksi saat dia sedang asik mencoba membantu, selama tidak fatal, saya biarkan Kenzie melakukannya dengan senang dan percaya diri.

Pengalaman liburan kemarin tanpa asisten menjadikan pengalaman yang menyenangkan untuk saya, dengan anak berusia 3 tahun yang sudah pasti membuat berantakan rumah, tapi tanpa disadari, dia juga punya banyak inisiatif untuk membantu orang tuanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s