Bermain Dengan Imajinasi

Standard

Mempunyai anak dengan imajinasi yg besar sepertinya kita sebagai orang tua harus bisa mengimbangi imajinasinya. Seperti Kenzie, yang selalu merasa dirinya adalah seorang Buzz Lightyear ASLI,  inget ya harus pake asli, karena menurutnya banyak yg mengaku-aku sebagai Buzz juga di lingkungannya .:p  Sebelumnya Zie sempat berimajinasi dirinya sebagai BJ, papa sebagai Barney dan mama sebagai baby bop.Menyenangkan saat ia mulai “bermain” dgn menyertakan kami sebagai teman-temannya.

Tetapi, yang selalu membuat khawatir adalah saat dia benar2 merasa mempunyai kekuatan yg sama dgn tokoh tersebut, seperti Zie bisa terbang, zie punya laser seperti Buzz, padahal kami selalu Buzz itu tokoh khayalan yg hanya ada di film, dan kenzie ga bisa terbang, tp dia selalu menolak dengan kecewa, akhirnya untuk sementara saya peringatkan Buzz boleh terbang hanya di atas kasur. Bukannya saya  mau membuat dia kecewa, tp saya tidak mau tiba – tiba Zie terbang dari ketinggian dan mencelakainnya, tp juga saya tidak mau membunuh imajinasinya.

Imajinasinya di satu sisi bisa mendukung peraturan yang kami berlakukan sutk memberi pengertian dan membangun rasa percaya dirinya, seperti misalnya “buzz itu jagoan, selalu membela yg baik” atau “buzz itu hebat, dan senang menolong” Kami pun senang aat Zie bermain-main dengan imajinasinya dan menyertakan kami ke dalam daya khayalnya, Zie sebagai Buzz, papa sebagai Woody, dan saya sebagai Jessie. Kami menyukai permainan imajinasi di rumah, membuat kami kompak dan semoga membuat Kenzie kelak menjadi anak kreatif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s