Kartini (mungkin) setuju dengan Ladies Parking

Standard

Saya menulis ini terinspirasi oleh blog @sepatumerah di sini  dan juga saya pernah ikutan “dising” alias diskusi pusing alias diskusi tak berujung di twitter yg mengatas namakan ladies parking itu diskriminatif.

Menurut saya ladies parking ga diskriminatif kok, saya perempuan, punya anak, dan saya merasa ladies parking SANGAT BERHARGA di saat saya pergi berdua saja dengan anak, tanpa suami. Kalo saya yg nyetir & saya bersama suami, saya juga canggung menggunakkannya, bahkan beberapa kali suami saya bilang kita tukeran aja pas sudah sampai parkiran, iya awalnya beberapa kali saya merasa ide itu brilliant dan saya menyetujuinya, namun belakangan saya merasa saya tidak berhak parkir di area spesial itu saat saya sedang bersama suami, krn menurut saya lebih baik utk ibu2 yg sedang berdua anaknya aja yg punya hak lbh besar parkir di situ.

Terus kenapa dong kalo bapak-bapak yang juga lagi berdua aja sama anaknya ga berhak? Jawabannya karena si bapak pertama ga pake rok :p kedua, karena demanding seorang anak ke Ibunya lebih besar, jadi maunya cepet2 bareng Ibunya. Hihiii… Ini murni pikiran ngawur saya aja sih, dan pengalaman tentunya.

Ibu berkendara berdua dgn anaknya

Karena pernah suatu kali saya berdua dengan Kenzie yg duduk manis di carseatnya masuk mall, sampai saat bertemu satpam yg “kurang penting” buka pintu mobil untuk periksa b̶o̶m̶ kerapihan interior mobil (jujur satpam2 itu cuma ngebangunin anak saya aja). Lalu Kenzie bangun dan KEBELET PIPIS, namanya anak-anak, kalo kandung kemihnya udah memanggil agak syusye untuk nahannya, nah di situ lah saya merasa butuhnya area parkir spesial itu, tapi nyatanya saya malah “menangkap” seseorang b̲e̲r̲k̲u̲m̲i̲s̲ yang parkir di area ladies, hey pak, situ pakai beha?

Jadi menurut saya sih, ga perlu merasa harga dirinya terinjak-injak atau bukan emansipasi namanya kalo masih ada pengelompokan parkir. Dan yang saya setuju juga dari blog @sepatumerah Mall kan emang target pasarnya lebih ke wanita gitu loh!😉

Kemudahan fasilitas umum yang diberikan untuk perempuan bukan menandakan kalau perempuan makhluk lemah, tapi karena perempuan adalah makhluk yang ISTIMEWA🙂. Selamat merayakan hari kemajuan perempuan Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s