Infeksi Telinga Pada Anak

Standard

Sekitar 3 minggu yang lalu, Kenzie mengeluh kesakitan pada telinganya dan diikuti demam berhari – hari, Infeksi telinga biasa diikuti gejala pilek atau alergi seperti hidung tersumbat karena kondisi ini membuat cairan lebih mungkin terjebak di telinga. Anak di bawah 3 tahun lebih rentan terhadap infeksi telinga daripada anak-anak tua atau orang dewasa karena sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang.

Berikut ciri – ciri infeksi telinga yang saya temui pada saat Kenzie sakit kemarin;

1. telinga akan terasa sakit, kl anak sdh bs bicara dia akan mengeluh, pd bayi mgkn akan pegang2 trs telinganya

2. akan kesulitan tidur, karena tekanan dari gendang telinganya membuat rasa sakit. Kalopun mengantuk mereka akan tidur dgn posisi tengkurap

3. Demam: Sebuah tanda bahwa sistem kekebalan tubuhnya sedang bekerja melawan infeksi, suhu anak Anda bisa berkisar dari 38 – 40 derajat C

4. akan kesulitan mendengar, karena cairan yg menumpuk dpt menghalangi suara, saya dan suami mencoba beberapa tepukan tangan atau jentikkan jari dekat telinganya, dan Kenzie tidak merespon dengan baik saat itu,  namun setelah sembuh, pendengarannya normal kembali

5. Pasti nafsu makan akan turun, padahal tidak ada masalah dalam hal menelan, tp mereka akan terasa sakit dan ga enak badan

6. Ada cairan yg keluar dari telinga, walaupun tidak mesti akan keluar, bisa juga lewat dalam. kalo Kenzie bilangnya ada “darah netes”😦

Kalau anak sdh menunjukkan tanda-tanda tsb, segera bawa ke dokter, kmrn DSA menganjurkan agar cairannya keluar lewat bagian dalam, tidak menetes keluar. Yang kasian kalau sudah saat jam tidurnya, mereka akan pilih tidur dengan kepala nunduk/menumpu dengan dahinya, beri terus pelukan utk anak, Kenzie selalu minta digendong, dan memilih tidur siang di sofa😦

Biasanya dokter akan meresepkan antibiotik pada kasus ini, dan untuk anak-anak yang alergi terhadap jenis amoxicilin, jenis penisilin, biasanya diresepkan antibiotik seperti cefdinir, cefpodoxime, atau aksetil.

Untuk menghindari terjadinya Infeksi Telinga ini, jangan susui anak (baik botol maupun ASI) dengan posisi tidur mendatar tanpa batal penyangga, karena akan membuat cairan terkumpul di bagian belakang tenggorokan dan hidung dan mungkin untuk kembali ke telinga bukannya turun ke kerongkongan. Batasi penggunaan dot. Gerak mengisap memicu tabung estachius untuk membuka dan menutup, memungkinkan lendir dan bakteri dari bagian belakang tenggorokan dan hidung untuk masuk ke telinga tengah. Dot yang tidak dibersihkan secara teratur juga dapat terjadi penumpukan kuman yang kemudian menuju bagian atas, belakang tenggorokan dan terkumpul dalam gendang telinga.

Anak-anak yang menghirup asap rokok yang lebih mungkin untuk mendapatkan infeksi telinga daripada mereka yang tidak. Para ahli percaya bahwa racun dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

*) sumber: http://www.parents.com

 

One response »

  1. Pingback: Tweets that mention Infeksi Telinga Pada Anak « Sketch Me if You Can! -- Topsy.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s